SIMPLE PROOF REQUIREMENTS AS A FORM OF LEGAL PROTECTION FOR CREDITORS FOR LEGAL CERTAINTY
SYARAT PEMBUKTIAN SEDERHANA SEBAGAI BENTUK PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KREDITOR UNTUK KEPASTIAN HUKUM
DOI:
https://doi.org/10.36913/adhaper.v12i1.9Keywords:
Legal Certainty, Simple Proof, Creditor Protection, Bankruptcy, PKPU, Kepastian Hukum, Pembuktian Sederhana, Perlindungan Kreditor, KepailitanAbstract
This study examines legal certainty in the Indonesian bankruptcy system by analyzing the simple proof requirements and creditor protection mechanisms under Law Number 37 of 2004. The legal issues raised are: first, how simple proof requirements affect legal certainty for stakeholders; second, how creditor protection mechanisms balance competing interests in the bankruptcy process. This study uses a normative juridical method with a statute approach, a conceptual approach, and a case approach. The results show that simple proof requirements provide procedural certainty but open up loopholes for abuse that is detrimental to solvent debtors. Creditor protection mechanisms that distinguish between separate, preferential, and concurrent creditors create a hierarchy but often leave commercial creditors with minimal recovery. This study concludes that comprehensive reform is needed to create a bankruptcy system that provides true legal certainty with a balance between creditor rights and business rescue objectives.
References
Amalia, Jihan. "Urgensi Implementasi UNCITRAL Model Law on Cross-border Insolvency di Indonesia." Jurnal Hukum Bisnis Bonum Commune 2, no. 2 (2019). https://www.neliti.com/publications/457105/
Andani, Devi dan Wiwin Budi Pratiwi. "Prinsip Pembuktian Sederhana dalam Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang." Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM 28, no. 3 (2021): 635-656. https://doi.org/10.20885/iustum.vol28.iss3.art8
Andrian, S.. "The Cross-border Insolvency Provision as Ius Contituendum of Bankruptcy Act of Indonesia." Law Development Journal 5, no. 2 (2023). http://dx.doi.org/10.30659/ldj.6.2.180-199
Anggriawan. "Insolvency Proceedings: ASEAN and EU Comparison on the Rules of Foreign Court Jurisdiction." Indonesian Comparative Law Review 3, no. 1 (2021). https://doi.org/10.18196/iclr.v3i1.11621
Anugrah, Dikha et al.. "Equivalence of Protection for Foreign and Domestic Creditors in Debt Restructuring Based on Positive Indonesian Law." Batulis Civil Law Review 6, no. 2 (2025). https://doi.org/10.47268/ballrev.v6i2.2918
Apriyanto, H. dan D. Raspita. "Application of the Principles of Justice to PKPU Applications." JILPR Journal 6, no. 1 (2024): 192-197. https://doi.org/10.56371/jirpl.v6i1.355
Aprita, Serlika. Hukum Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Malang: Setara Press, 2018.
Asikin, Zainal. Hukum Kepailitan dan Penundaan Pembayaran di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001.
Asyhadie, Zaeni. Hukum Bisnis: Prinsip dan Pelaksanaannya di Indonesia. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2005.
Bank Indonesia. "Laporan Stabilitas Sistem Keuangan." Jakarta: Bank Indonesia, 2024.
Christiani, Theresia Anita. "Legal Analysis of Bankruptcy in The Perspective of Legal Purposes." Jurnal Pembaharuan Hukum 8, no. 1 (2021): 73-85. https://doi.org/10.26532/jph.v8i1.13773
CRIF Indonesia. "PKPU Cases in Q4 2024: Growing Challenges for Indonesian Businesses?" 2024. https://www.id.crifasia.com/resources/industry-insights/.
Damardjati, D.A.. "Analisis Pembentukan ASEAN Cross Border Insolvency Regulation." Jurnal Privat Law 7, no. 1 (2019). https://doi.org/10.20961/privat.v7i1.19368
Devi, Ria Sintha et al.. "The Bankruptcy Legal Politics in Indonesia based on Justice Value." Jurnal Akta 8, no. 4 (2021). https://doi.org/10.30659/akta.v8i4.20842
Dewi, P.E.T.. "The Cross-Border Insolvency in the Execution of Bankrupt Assets Outside Indonesian Jurisdiction." IKAT: The Indonesian Journal of Southeast Asian Studies 5, no. 1 (2021). https://doi.org/10.22146/ikat.v5i1.64157
Fuady, Munir. Hukum Pailit dalam Teori dan Praktik. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2014.
Harding, H.. "Teori Pembuktian Sederhana dalam Perkara Kepailitan dan PKPU." Pamulang Law Review 7, no. 1 (2024): 65-79. https://doi.org/10.32493/palrev.v7i1.43284
Hoff, Jerry. Indonesian Bankruptcy Law. Jakarta: Tatanusa, 1999.
Ibrahim, Johnny. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia Publishing, 2020.
Ilmy, Besty Dyah Qorina et al.. "Kedudukan Kreditor Asing dalam Perkara PKPU." Mimbar Yustitia 7, no. 2 (2023): 163-180.
Irawan, Bagus. Aspek-Aspek Hukum Kepailitan; Perusahaan; dan Asuransi. Bandung: Alumni, 2007.
Isfardiyana, Siti Hilma. "Sita Umum Kepailitan Mendahului Sita Pidana dalam Pemberesan Harta Pailit." Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum 9, no. 2 (2022). https://doi.org/10.22304/pjih.v9n2.a3
Insolvency, Restructuring and Dissolution Act 2018 (Singapore)
Jenifer. "Pembatasan Syarat Pembuktian Secara Sederhana dalam Kepailitan Melalui SEMA Nomor 3 Tahun 2023." Iuris Studia 5, no. 3 (2024). https://doi.org/10.55357/is.v5i3.661
Jones Day. "Singapore International Commercial Court Issues First Decision on Recognition of Cross-Border Bankruptcy Cases under Model Law." 2024
Kartikasari, R.. "Keabsahan Keadaan Solven Debitor sebagai Dasar Pertimbangan dalam Perkara Kepailitan." Media Iuris 5, no. 1 (2022). https://doi.org/10.20473/mi.v5i1.31765
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Makmur, Syafrudin. "Kepastian Hukum Kepailitan Bagi Kreditur dan Debitur pada Pengadilan Niaga Indonesia." Mizan: Jurnal Ilmu Syariah 4, no. 2 (2016): 337-368. https://doi.org/10.32507/mizan.v4i2.1468
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Edisi Revisi. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2021.
Muljadi, Kartini dan Gunawan Widjaja. Pedoman Menangani Perkara Kepailitan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2005.
Murniati, R. dan D.C. Selvya. "Separatist Creditors Problems on Postponement of Debt Payment Obligations." Fiat Justisia 15, no. 4 (2021): 379-404. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v15no4.2493
Nating, Imran. Peranan dan Tanggung Jawab Kurator dalam Pengurusan dan Pemberesan Harta Pailit. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2004.
Permatasari, C.A. dan O. Mellynda. "Temporary Measures on Bankruptcy: Alternatives to the Moratorium on Act 37/2004." Lex Scientia Law Review 5, no. 2 (2021). https://doi.org/10.15294/lesrev.v5i2.50600
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 071/PUU-II/2004.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 001-002/PUU-III/2005.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 23/PUU-XIX/2021.
Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat No. 10/Pailit/2002/PN.Niaga.Jkt.Pst (Kasus PT Manulife).
Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat No. 48/Pailit/2012/PN.Niaga.Jkt.Pst (Kasus PT Telkomsel).
Putusan Pengadilan Niaga Bandung No. 15/Pdt.Sus-Pailit/2023/PN.Niaga.Bdg.
Putusan Mahkamah Agung No. 023 K/N/1999.
Putusan Mahkamah Agung No. 03 K/Pdt.Sus/2010.
Putusan Mahkamah Agung No. 704 K/Pdt.Sus-Pailit/2012.
Putusan Mahkamah Agung No. 892 K/Pdt.Sus-Pailit/2022.
Putusan Mahkamah Agung No. 293 K/Pdt.Sus-Pailit/2023.
Putusan Mahkamah Agung No. 156 K/Pdt.Sus-PKPU/2024.
Rahardjo, Satjipto. Ilmu Hukum. Cet. 8. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 2014.
Sastrawidjaja, Man S. Hukum Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Bandung: PT. Alumni, 2006.
Setiawan, Panji Ahmad dan Imam Haryanto. "Analysis of the UNCITRAL Model Law on Cross-Border Insolvency." Jurisprudentie 11, no. 2 (2024): 137-151. https://doi.org/10.24252/jurisprudentie.v11i2.51976
Sembiring, Sentosa. Hukum Kepailitan dan Peraturan Perundang-undangan Yang Terkait Dengan Kepailitan. Bandung: Nuansa Aulia, 2006.
Simanjuntak, Adolf Theodore B. dan Zainal Arifin Hoesein. "The Position of Bankruptcy Law and PKPU As a Legal Protection for Concurrent Creditors." Cognitionis Civitatis et Politicae 1, no. 5 (2024): 283-295. https://doi.org/10.70177/politicae.v1i5.1637
Shubhan, M. Hadi. Hukum Kepailitan: Prinsip, Norma, dan Praktik di Peradilan. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2009.
Simaremare, E. et al.. "Penerapan Kelangsungan Usaha Bagi Debitur Pailit Berdasarkan Undang-Undang Kepailitan." TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum 3, no. 2 (2023). https://doi.org/10.30598/tatohi.v3i2.1156
Singadimeja, Y.D.. "The Implementation of Legal Certainty Principles in the Reporting Process of Debtor Bankruptcy Settlement." Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum 6, no. 2 (2019). https://doi.org/10.22304/pjih.v6n2.a3
Simanjuntak, Ricardo. Undang-undang Kepailitan dan PKPU Indonesia: Teori dan Praktik. Jakarta: Kontan/Gramedia, 2023.
Sinaga, Syamsudin M. Hukum Kepailitan Indonesia. Jakarta: Tatanusa, 2012.
Sjahdeini, Sutan Remy. Sejarah, Asas, dan Teori Hukum Kepailitan. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti, 2010.
Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers, 2019.
Suci, Ivida Dewi Amrih dan Herawati Poesoko. Hukum Kepailitan Kedudukan dan Hak Kreditor Separatis. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo, 2011.
Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pedoman Pembuktian Sederhana.
Sutedi, Adrian. Hukum Kepailitan. Bogor: Ghalia Indonesia, 2009.
Suyatno, Anton. Pemanfaatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang sebagai Upaya Mencegah Kepailitan. Jakarta: Kencana, 2012.
Tamrin, Iqbal et al.. "Legal Certainty of the Notary Peace Act in Bankruptcy Law." Scientific Research Journal IX, no. VII (2021): 12-17. https://doi.org/10.31364/SCIRJ/v9.i07.2021.P0721868
UNCITRAL Model Law on Cross-Border Insolvency (1997)
Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.
United States Bankruptcy Code, 11 U.S.C.
Utami, Nabil Ratu et al.. "Strategi Restrukturisasi Utang dalam Kasus Garuda Indonesia: Pendekatan PKPU." DOKTRINA Journal of Law 7, no. 1 (2024). https://doi.org/10.31289/doktrina.v7i1.10939
Widjaja, Gunawan. Risiko Hukum dan Bisnis Perusahaan Pailit. Jakarta: Forum Sahabat, 2009.
Wijayanta, Tata. "Asas Kepastian Hukum, Keadilan dan Kemanfaatan dalam Kaitannya dengan Putusan Kepailitan Pengadilan Niaga." Jurnal Dinamika Hukum 14, no. 2 (2014): 216-226. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2014.14.2.291
Yani, Ahmad dan Gunawan Widjaja. Seri Hukum Bisnis: Kepailitan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2004.
Yatna, I Ketut Gde Swara Siddhi dan Ni Putu Purwanti. "Perbandingan Hukum Negara Indonesia dengan Hukum Negara Belanda Mengenai Sisa Utang Debitur Pailit." Acta Comitas 5, no. 2 (2020): 375-388. https://doi.org/10.24843/AC.2020.v05.i02.p15
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Fajar Adiguna, Mardalena Hanifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








