THE FREIE RECHTSBEWEGUNG MOVEMENT’S VIEW ON COURT RULINGS REGARDING INTERFAITH MARRIAGES
PANDANGAN ALIRAN FREIE RECHTSBEWEGUNG TERHADAP PENETAPAN PENGADILAN ATAS PERKAWINAN BEDA AGAMA
DOI:
https://doi.org/10.36913/adhaper.v12i1.79Keywords:
Perkawinan, beda agama, penetapan pengadilan, Marriage, Interfaith Marriage, Court RulingAbstract
Interfaith marriage is a topic that has been endlessly discussed for a long time. Even now, this legal issue is always interesting to debate, because in Indonesian society there are often pros and cons. Not only among the public, court decisions regarding requests for interfaith marriages also differ, some grant them and some reject them. To answer this problem, the author discusses the validity of interfaith marriages according to the religions recognized in Indonesia, because the validity of marriages in Indonesia is based on the laws of each religion and belief. From the results and discussion, it can be concluded that all religions in Indonesia, whether Islam, Christianity, Catholicism, Hinduism, Buddhism or Confucianism, regulate marriage should be carried out by couples of the same religion, because marriage is an expression of religion itself. Therefore, basically all religions in Indonesia prohibit interfaith marriages, only some prohibit it explicitly but there are also those that prohibit it implicitly. Therefore, interfaith marriages in Indonesia are invalid.
References
Abdulkadir Muhammad. Hukum Dan Penelitian Hukum. Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 2004.
Aji, Wahyu Kartika, Ristanti Khusnul Khosafiah, Teta Dirgantara Jusikusuma, and Ferry Irawan. “Penyelesaian Sengketa Pajak Atas Gugatan Dan Sanggahan: Suatu Perspektif Keadilan.” Jurnal Pajak Indonesia 6, no. 1 (2022). https://pdfs.semanticscholar.org/a0d3/4e095d6dc05a8fcf9238ea3770e8ac90ceef.pdf.
Akhmad Firdiansyah. “Penetapan Klasifikasi Tarif Pos Komoditas Emas Batangan (Gold Cast Bar) Ke Daerah Pabean Indonesia.” Jurnal Perspektif Bea Dan Cukai 6, no. 1 (2022). https://doi.org/10.31092/jpbc.v6i1.1565.
Ardiansyah, Dhika, and Widyartika. “Kewenangan Pengadilan Pajak Dalam Memutuskan Sengketa Barang Dikuasai Negera Dalam Rangka Kepabeanan Dan Cukai.” Journal Evidence Of Law 4, no. 2 (2025). https://doi.org/10.59066/jel.v4i2.1572.
Dwi Ratmono. “Model Kepatuhan Perpajakan Sukarela: Peran Denda, Keadilan Prosedural, Dan Kepercayaan Terhadap Otoritas Pajak.” Jurnal Akuntansi Dan Auditing Indonesia 22, no. 2 (2022). https://doi.org/10.20885/jaai.vol18.iss1.art4.
Hariyasin. “Kekosongan Upaya Hukum Gugatan Bidang Kepabeanan Di Indonesia.” Waska Hukum 11, no. 2 (2023). https://www.ojs.stihsa-bjm.ac.id/index.php/wasaka/article/view/95.
Hasanah, Noor, Rr Fitri, Diah Anggraeni, Indra Pahala, Puji Wahono, Sengketa Pajak, and Konsultan Pajak. “Analisis Sengketa Pajak Di Indonesia: Perspektif Konsultan Dan Fiskus.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 8, no. 2 (February 1, 2025): 1342–49. https://doi.org/10.54371/JIIP.V8I2.7040.
Havida Jadidyah, and Agus Priyono. “Kedudukan Pengadilan Pajak Dan Perbandingannya Dengan Sengketa Tata Usaha Negara Di Indonesia.” Legal Standing Jurnal Ilmu Hukum 9, no. 4 (2025). https://doi.org/10.24269/ls.v9i4.11726.
Hidayat, Taufiq, Ramlani L. Sinaulan, and Hedwig A. Mau. “Pengenaan Sanksi Administrasi Berupa Denda Atas Koreksi Nilai Pabean Impor Oleh Pejabat Bea Dan Cukai.” Jurnal Perspektif-Jayabaya Journal of Public Administration 23, no. 1 (2023).
Ibnususilo, Efendi, Fithriatus Shalihah, Nisa Istiani, and Faqiah Nur Azizah. “Legal Discovery in Indonesia’s Tax Dispute Framework.” Journal of Human Rights, Culture and Legal System 5, no. 1 (2025). https://doi.org/10.53955/jhcls.v5i1.496.
Jimly Asshiddiqie. Konstitusi Dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Konstitusi Press, 2005.
Kurniawan, Iwan. “Sengketa Pengajuan Banding Terhadap Penetapan Nilai Kepabeanan Dalam Ekspor-Impor: (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor: PUT-52674/PP/M.XVIIA/19/2014).” KRTHA BHAYANGKARA 13, no. 2 (December 26, 2019): 208–22. https://doi.org/10.31599/KRTHA.V13I2.6.
Lestari, Fitri, and R. S. Tobing. “Perlindungan Hukum Bagi Wajib Pajak Melalui Mekanisme Gugatan Dalam Sistem Peradilan Pajak.” Jurnal Pajak Indonesia 7, no. 1 (2023).
Marmiyati. “Improving Efficiency in Indonesia’s Tax Objection Process: Reducing Bureaucracy and Enhancing Access to the Tax Court.” Law Development Journal 7, no. 1 (2025). https://doi.org/10.30659/ldj.7.1.97-109.
Nurul Hidayati. “Analisis Hukum Atas Mekanisme Gugatan Dalam Sistem Perpajakan Di Indonesia.” Jurnal Hukum Dan Pembangunan Ekonomi 10, no. 2 (2022).
Peter Mahmud Marzuki. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana, 2016.
Philipus M. Hadjon. Perlindungan Hukum Bagi Rakyat Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu, 1987.
Prabowo, Romadhani Setio, Hedwig Adianto Mau, and Rotua Valentina Sagala. “Kewenangan Pengadilan Pajak Dalam Memutus Sengketa Gugatan Di Bidang Kepabeanan.” Journal of Innovation Research and Knowledge 4, no. 10 (2025). https://doi.org/10.53625/jirk.v4i10.9860.
Purwan, Aditya Subur, Mirza Chaidir Rachman, Yonathan Agung Pahlevi, and Muhammad Anshar Syamsuddin. “Probability Putusan Sengketa Banding Di Bidang Kepabeanan.” Jurnal Perspektif Bea Dan Cukai 8, no. 1 (2024). https://doi.org/10.31092/jpbc.v8i1.2798.
Putri, Salsabella Vanisa, Anggita Yuniar, Devita Putri, and Grace Oktavia. “Mengenal Penyelesaian Non-Litigasi Sebagai Penyelesaian Alternatif Sengketa Pajak.” Jurnal Hukum Progresif 7, no. 12 (2024). https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jhp/article/view/6370.
Sari, Ema Ratna, and Ardiansyah. “Penerapan Asas Itikad Baik Oleh Pihak Pemohon Dalam Sengketa Kepabeanan Atas Penetapan Nilai Pabean Di Pengadilan Pajak,.” IBLAM Law Review 4, no. 3 (2024). https://doi.org/10.52249/ilr.v4i3.523.
Sari, Mustika Mega, Susilo Hariyoko, and Lukman Jamal. “Analisis Putusan Pengadilan Pajak Nomor PUT-75158/PP/M.XVIIA/19/2016 Mengenai Keberatan Tarif Bea Masuk Impor.” PERSPEKTIF : Kajian Masalah Hukum Dan Pembangunan 27, no. 3 (2022). https://doi.org/10.30742/perspektif.v27i3.829.
Soekanto, Soerjono, and Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2010.
Sutrsino, Anom, and Gunung Jati. “Peran Hakim Dalam Mewujudkan Due Process of Law Pada Sistem Peradilan Tata Usaha Negara Di Indonesia.” Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum 5, no. 1 (March 28, 2025): 17–28. https://doi.org/10.56128/JKIH.V5I1.434.
Tama, Naufalian Satya Huda, and Bagus Sarnawa. “Bagaimana Pergeseran Hukum Perpajakan Dalam Kaitanya Menghadapi Sengketa Pajak: Analisis Amandemen UU No.7 Tahun 2021.” Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia 7, no. 10 (2022): 17542–50. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i10.13133.
Tampubolon, Jeklira. “Kekosongan Upaya Hukum Gugatan Dalam Peraturan Perundang-Undangan Di Bidang Kepabeanan Telah Membatasi Hak Importir/Eskportir Dalam Mendapatkan Keadilan Dan Kepastian Hukum.” Syntax Idea 6, no. 7 (2024). https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v6i7.4099.
Ulum, B. “Pengujian Kewenangan Administratif Dan Upaya Hukum Dalam Sengketa Kepabeanan.” Lex S: Jurnal Hukum 3, no. 2 (2022). https://doi.org/10.28946/lexl.v4i1.1823.
Utrecht, E. Pengantar Hukum Administrasi Negara Indonesia. Jakarta: Sinar Harapan, 1989.
Wijk, H.D. van, Willem Konijnenbelt, and R.J.N. Schuurmans. Hoofdstukken van Bestuursrecht. Deventer: Kluwer, 2011.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Djumikasih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








